Jl. KENANGA NO.42 KUALA KAPUAS Telp. 0513_21090

Sabtu, 11 Mei 2013

PASCA KEBAKARAN DALAM PENAMPUNGAN



Pada hari Senin, 29 April 2013 terjadi Kebakaran Perumahan di jalan P.Tendean RT. 05 dan 06 Kelurahan Selat Hilir Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas. Kebakaran terjadi pukul. 10.30 s/d 11.30. Rata-rata korban kebakaran adalah penyewa barak adapaun rincian jumlah rumah dan korban sebagai berikut :
JUMLAH RUMAH TERBAKAR                 : 5 buah
JUMLAH BARAK TERBAKAR                  : 19 Pintu
Pengelompokan masing-masing pemilik barak adalah
Barak H. Sani                                               : 11 Pintu
Barak H. Jarkasi                                           : 10 Pintu 
Barak H. Pairani                                           : 3   Pintu
Jumlah seluruhnya 24 Kepala Keluarga terdiri dari 81 Jiwa.
POSKO kesehatan memberikan Pelayanan setelah kabakaran pada tanggal, 29 April 2013, Pukul 18.30 WIB dengan jumlah personil 4 Orang, 2 orang dari Dinas Kesehatan serta 2 Orang dari Puskesmas Selat. 
 Kepala Dinas Kesehatan Kapuas saat Meninjau Lokasi Kebakaran
POSKO Kesehatan pada penampungan Korban kebakaran yang menginap pada Tenda Penampungan 7 Kepala Keluarga terdiri dari 21 Jiwa. 17 Kepala Keluarga lainnya masing-masing tinggal pada tetangga maupun keluarga yang masih berada disekitar Jl.P.Tendean. Dalam pemberian pelayan dipusatkan pada POS yang berada di Halaman Rumah H.Bakran. Untuk korban yang tidak tinggal dalam tenda dihimbau apabila memerlukan pelayanan Kesehatan untuk datang Di POSKO.
Pelayana yang diberikan dari sektor kesehatan :
1. Pengobatan
2. Penanganan korban terbakar
3. Penyuluhan INDIVIDU
4. Pemantauan Konsumsi Makanan
5. Pemantauan Kesehatan ke Tenda Penampungan
6. Pemberian Bantuan PMT pada BALITA
Team Kesehatan juga sudah melakukan koordinasi dengan Wakil Direktur RSUD Kapuas apabila ada pasien yang perlu pelayan rujukan.
Daftar Korban yang berobat :
Selama pelayanan memberikan rujukan Ke RSUD Kapuas an. Pasien :
Nama             : Imelda
Umur              : 8 Tahun
Nama Ibu       : Ny. Halimah Umur 29 Tahun
Nama Bapak      : Tn. Mahani Umur 30 Tahun
Diagnosa medis : Gangguan Syaraf Motorik
Rujukan dari Puskesmas selat namun setelah dimotifasi Ibu Penderita sampai dengan laporan ini dibuat tidak mau berangkat ke RSUD.
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) juga dilaksnakan adapaun daftar penerima bantuan PMT berupa SUSU adalah  :
1. Nurhasanah                     Umur 11        Bulan            
2. Nurlaila                              Umur 9           Bulan
3. Nuranisa                           Umur 10        Bulan
4. Milan G Roly                     Umur 19        Bulan
5. Latifah                               Umur 9           Bulan
6. Harlan                                Umur 14        Bulan
7. Imelda                                Umur 8           Tahun
8. Sevi                                    Umur 10        Bulan
9. NY. Aliyah                         Umur 18        Tahun Kehamilan 27 Minggu 
 Bapak Bupati Kapuas saat Menyerahkan Bantuan secara simbolis pada korban Kebakaran
 Suasana Pada Posko Kesehatan

Selasa, 09 April 2013

PELATIHAN MANAJEMEN PUSKESMAS TERINTEGRASI IMUNISASI - KIA BAGI PUSKESMAS SEKABUPATEN KAPUAS

Almadani Hotel tanggal, 8 s/d 10 April 2013. kegiatan Pelatihan Manajemen Puskesmas Terintegrasi Imunisasi - KIA bagi Puskesmas Sekabupaten Kapuas. Pencapaian target Pembangunan Kesehatan sebagaimana tertuang dalam RPJM 2010 - 2014 dan MDGs maka diperlukan peningkatan Kemampuan Puskesmas  untuk dapat mengintegrasikan Program-program terkait khususnya Imunisasi - KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). Dimana kedua program tersebut termasuk pelayanan kesehatan dasar yang mempunyai daya ungkit yang besar untuk tercapainya derajad kesehatan. Tujuan pelatihan ini, peserta mampu melaksanakan Manajemen Puskesmas Terintegrasi Imunisasi dan KIA di tingkat Puskesmas.
Materi pelatihan :
  1. Kebijakan Program Imunisasi
  2. Kebijakan Program KIA
  3. Pelaksanaan Integrasi Imunisasi - KIA
  4. Mengelola Lokakarya Mini dan dukungan dana BOK
  5. Penyuntikan yang aman, PD3I (Penyakit Yang Dicegah Dengan Imunisasi ) dan KIPI (Kejadian Ikutan Paska Imunisasi)
  6. Pengelolaan Vaksin Program Imunisasi
  7. Pelayanan ANC pemanfaatan buku KIA
  8. Pencatatan dan Pelaporan 
  9. RTL (Rencana Tindak Lanjut)
Demikian laporan ketua panitia dalam acara pembukaan kegitan oleh Bapak Rasita Usman, SKM (Kepala Bidang PMK)

Dalam pembukaan juga dihadiri oleh Sekretaris Bapak Deni Harsono, SH dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dr. Ani Handaningroem. Dalam sambutannya yang sekaligus membuka acara tersebut memberikan arahan beberapa program kesehatan pokok serta untuk SDM kesehatan sekiranya dapat bekerja secara maksimal sesuai dengan Tugas pokok masing2 dalam hal Preventive, Promotive dalam kegiatan Promosi Kesehatan diharapkan untuk Petugas Kesehatan tidak jenuh-jenuh selalu mengajak dan memberi  penyuluhan kepada masyarakat sebab ini merupakan salah satu tugas seorang Petugas Kesehatan.
Dalam menghadapi Riskesdas (Riset Kesehatan Daerah) yang akan dilaksanakan tahun ini diharapkan partisipasi seluruh pihak terutama wilayah Puskesmas yang menjadi desa sampel RISKESDAS terdiri dari 22 Desa yang terletak di 14 Puskesmas      

Minggu, 07 April 2013

PERTEMUAN PENANGGULANGAN BENCANA

Kuala kapuas tanggal 3 April 2013 disalah satu Aula Instansi Deperindagkop Kabupaten Kapuas. Dinas Kesehatan Kabuapten Kapuas Bidang PMK (Pengendalian Masalah Kesehatan)  seksi Wabah dan Bencana yang mana bapak Bangun Nusantoro, SKM selaku kepala Seksi melakukan pertemuan tahunan dalam programnya sesuai Tupoksi yaitu melakukan Pertemuan Penanggulangan Bencana Terintegrasi Pelayanan Kesehatan. Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh 25 Puskesmas diseluruh wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dan 10 Kecamatan priorotas rawan bencana.


Nara sumber terdiri dari BBTKL (Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan) Banjarbaru, Dinas Propinsi Kalimantan Tengah, BPBD Kabupaten Kapuas serta dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas. 

Agenda materi dalam pertemuan tersebut diantaranya  :
  1. Tugas Surveilans Epidemiologi dalam wabah dan Bencana
  2. Bencana dan akibat yang ditimbulkan
  3. Tugas dan tanggung jawab Pemerintah dan masyarakat terhadap Penanggulangan Bencana.
  4. Peran Pusat dalam krisis kesehatan PB
  5. Penanggulangan terintegrasi wabah dan bencana
  6. Koordinasi terhadap penanggulangan Bencana
Dalam Penanganan wabah dan bencana harus dilakukan secara terkoordinasi, dimana peran Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Kapuas merupakan Pusat Komando, sehingga dalam pelaksanaan dapat maksimal. Informasi dan komunikasi sangat diperlukan sehingga diharapkan seluruh Instansi Pemerintah, swasta serta masyarakat sendiri dapat segera menyampaikan informasi situasi disekitar guna tindak lanjut dalam penanganan maupun Penanggulangan wabah dan Bencana, dengan menggunakan alat yang dapat digunakan, seperti Handphone, Telepon Rumah, SSB, Telekda, Radio 2M Band dan lain sebagainya.
 

Senin, 18 Februari 2013

PERTEMUAN KOORDINATOR IMUNISASI



Dilaksanakan pada tanggal, 18 s/d 19 Februari 2013 bertempat di Hotel Madanani Jl. Patih Rumbih Kuala Kapuas. Pada Kegiatan tersebut Kepala Dinas Yang seyogyanya membuka acara tersebut sehubungan ada beberapa kegiatan yang bersamaan, maka kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang PMK Bapak Rasita Usman, SKM. Adapun dalam sambutannya tujuan dari pertemuan adalah,  mengetahui Informasi informasi terbaru tentang Imunisasi, Evaluasi hasil Program 2012. Disampaikan juga kepada peserta KORIM (Koordinator Imunisasi) untuk meningkatkan capaian target Imunisasi pada penyakit menular sehingga tidak terjadi KLB,


Lakukan sweeping apabila 3 bulan tidak tercapai serta untuk tertib dalam pelaporan sebaik apapun kerja kita tanpa ada ditulis(Laporan)  tidak ada artinya, meningkatkan kerjasama dengan program lain (promkes ) Lintas program dan sektorNara Sumber : Dinkes Kapuas dr.Tri Setya Utami, MPH, Adi Purnomo, SKM dan Dinkes Propinsi Kabid. PMK Bapak Yunus
Capaian UCI Desa Propinsi Kalimantan Tengah 2012  “ 72,8% Capain Uci Desa Kabupaten Kapuas 2012 56,4% masih dibawah Capaian UCI Desa Propinsi. Untuk pencatatan dilakukan dengan sistem KOHORT.
Dalam pertemuan tersebut beberapa Puskesmas juga mempresentasikan hasil dan evaluasi program, serta kendala yang dihadapi dalam melaksanakan program diantaranya yang paling penting adalah tempat penyimpanan Vaksin.


TURUT BERDUKA CITA

Pada hari Senin tanggal, 18 Februari 2013 Pukul 15.00 WIB salah satu dari staf Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Staf Subbag TU an. SIMON KARYA telah meninggal Dunia di RSUD dr.H.Soemarno.S Kuala Kapuas.
Segenap Keluarga Besar Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Turut Berduka Cita Sedalam-dalamnya semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak dan keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi.

Peserta Pelatihan Koordinator Imunsasi Se Kabupaten Kapuas dipimpin oleh bapak Rasita Usman, SKM Kabid. PMK menundukkan kepala sejenak untuk almarhum SIMON KARYA di aula Hotel Madani Kuala Kapuas.
Selamat Jalan .....

Minggu, 17 Februari 2013

WASPADA BANJIR & PUTING BELIUNG DIKABUPATEN KAPUAS

Berdasarkan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika tentang Prakiraan Cuaca, curah hujan dan prakiraan sifat hujan, bahwa pada bulan Januari dan Februari dibeberapa wilayah Indonesia akan terjadi peningkatan curah hujan dan sifat hujan diatas normal. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, serta angin puting beliung. Seperti yang telah terjadi di beberapa bagian Wilayah Indonesia bencana yang melanda seperti :Banjir al: #Bojonegoro, #Manado, kota Jambi, #Manggaraibarat, #Acehbarat, #Bdg, #Tabalog, #Samarinda, #KapuasHulu, #MuaroJambi, #S.Penuh (Sumber : Relawan Pmi Kab Bojonegoro).
Guna Kesiapsiagaan hal tersebut diatas, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Memberikan Himbaun Kepada Seluruh Kepala UPTD diwilayahnya sesuai surat no.118/PMK/II/2013 tanggal 12 Februari 2013. Dengan harapan apabila terjadi kejadian banjir dan puting beliung semuanya sudah siap khusunya team medis (Team Reaksi Cepat Kecamatan). 


 

Kamis, 14 Februari 2013

KEWASPADAAN DINI MALARIA METRIX SURVEY



Diwilayah Kecamatan Mantangai terdiri dari 3 Wilayah Puskesmas yaitu, Puskesmas Lamunti, Puskesmas Danau Rawah dan Puskesmas Mantangai sendiri yang letaknya berada di Kota Kecamatan Mantangai. Pada hari Kamis tanggal, 14 Februari 2013 Team Dari Bidang PMK mengunjungi puskesmas tersebut guna melakukan pemeriksaan Malaria yang didampingi dari petugas Puskesmas untuk anak sekolah dasar kelas 1 s/d  kelas 3 pada 2(dua) SD sampel terpilih, SDN1 Mantangai Hilir dan SDN2 Mantangai Hilir adapun hasil pemeriksaan dari 119 sample tidak ditemukan hasil yang positip.
Tujuan dilaksanakan metrix survey untuk mengetahui wilayah tersebut daerah Endemis atau tidak   
      Pada Kesempatan tersebut setelah Team menyeleseikan kegiatan dan berkunjung ke Puskesmas nampak hadir Bapak Aswan Selaku Camat Mantangai saling koordinasi dengan Team dari Dinas dan Puskesmas guna mensukseskan Program-program yang dilaksanakan dari Kesehatan